Selasa, 05 Agustus 2014
Detik-detik menuju 24
Dan aku masih disini ya disini masih bersama keluargaku yang kucintai, dan mereka mencintaiku secara nyata dan tak akan berbalas oleh apapun. Dia yang mau kerumahku tgl 9 Juli sudah aku tolak, dan itu adalah keberhasilanku yang luar biasa oleh aku yang polos dengan masalah cinta ini. Dan setelah penolakanku itu aku menemukan fakta yang luar biasa bahwa "jangan melihat org dr penampilan, status dan latar belakang pendidikan saja dan hati2 dengan org asing". Seringkali segala sesuatu yang aku temui dan itu diluar masuk akalku aku spontan mengatakan "seperti di film2 ya" padahal film itu ada setelah adanya peradaban manusia, dan dari situ aku belajar bahwa manusia itu memang diciptakan dalam keadaan lemah (wa khuliqol insanu dho'ifa) dan kepada Allahlah kita mohon kekuatan. Baik kekuatan lahir maupun batin, kekuatan lahir untuk terus bertahan hidup, kekuatan batin untuk bs tetap sadar bahwa kita diciptakan di dunia untuk beribadah kepadaNYA dan Allah Maha Melihat yang kita perbuat. Nahh..kesadaran itu yg sangat kurang diantara kita dan lagi2 setan dan bala tentaranya yang sudah berpengalaman karena mereka ada sebelum manusia ada, semakin mahir saja membuat fatamorgana sehingga segala sesuatu yg salah di mata para manusia itu menjadi segala sesuatu yang indah mempesona. Untuk menghindarinya mungkin kita harus punya mata batin yang kuat sehingga melihat yg batil tetap batil dan yg haq tetap haq. 24 adalah usia yg sudah matang untuk menikah biasanya. Dan calon suamiku masih tertutup kabut tebal dsana jadi belum terllihat. Dan saya terus berusaha menyerahkan diri kepada Allah sepenuhnya bahwa beliau Maha Adil. Sering kali aku merasa minder "betapa jeleknya aku sehingga para lelaki tak tertarik" dan berulang kali pula aku melafadzkan istighfar betapa burukny aku karena tidak termasuk golongan yang pandai bersyukur, bahwa kita sudah diciptakan dlam keadaan sempurn tanpa ada kekurangan. Dan lelaki yang baik juga tak melihat wanita dr penampilanya saja. Dan alhamdulillah msh diberi keempatan untuk melanjutkan mengaji dan belajar di pasca sarjana. Seharusnya itu adalah hal yg patut kau syukuri luar biasa. / 9 Syawal 1435 H
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar