Jumat, 13 Desember 2013

wanita dan perasaannya

wanita dan perasaanya
wanita tak bisa lepas dari perasaannya
wanita sll saja tak bisa lepas dari perasaannya
wanita terjebak sendiri dlam perasaannya
perasaannya yg membelenggu
wanita hanya bisa diam dengan perasaanya
terkadang tersipu malu tak menentu
terkadang menangis haru tak tahu sebab yg jelas
andai boleh jujur wanita ini ingin berteriak dg perasaanya
wanita ini ingin mengungkapkan perasaanya
wanita kau ini terhisak dengan perasaannya sendiri
sesungguhnya yg ingin dimiliki perasaan wanita ini hanya ingin dicintai dan disayangi


Minggu, 08 Desember 2013

Resolusi diakhir tahun 2013 dan revolusi di tahun 2014

Entah apa arti 2 kata itu, kata masku resolusi artinya janji. dan revolusi katanya perang revolusi,,..
diakhir tahun 2013 ini janji sama diriku sendiri untuk tidak buka fb sm twitter yang selama ini menguras banyak waktuku...emang waktuku punya mereka..ih..enak aja... sama mau konsen sm yang namanya skripsiku tersayang. Lagi BAB III ini...he..ngerjain bhs indonya dulu lalu diterjemahin ke bhs arab. bab II nya dah ada tp lom dterjemahin...lho--lho msh banyak kerjaan ku, aq jg gak bisa lama-lama nulis di blog ini.

Oya untuuk revolusi di tahun 2014 aq harap sudah tidak ada lagi kebohongan diantara kita...
pokoknya tahun 2014 tahun kejujuran  ...tahun penutup yang harus happy ending  :)
keep spirit pokoknya :)

Jumat, 06 September 2013

kenapa harus menjadi guru?


4 September 2013 pukul 21:18
Saya ingin mengingat kembali
menguak kembali
mencari motivasi kembali
dari salah satu inspirator saya dalam dunia yg saya geluti sekarang..."pendidikan"
Salah satu inspirator saya, yaitu beliau juga salah satu dosen favoritku, beliau pernah bercerita:
Dulu ketika beliau menjadi dosen di IAIN , dan kmd  mendapatkan istri dari keluarga pengusaha besi batu bara yang kaya raya. Kemudian dr pihak mertua menyuruhnya untuk berhenti mengajar saja, karena gajinya jg tak seberapa ketika itu dan agar fokus meneruskan usaha dr sang mertua tsb saja. Tetapi beliau tetap bersikeras untuk mengajar walaupun harus bolak-balik klaten-jogya dengan gaji yg tak seberpa ketika itu.
Beliau matur pada mertuanya, tetap bs menghendel dg baik usaha besi batu bara dan juga tetap mengajar di IAIN.
Setelah itu beliau berkata pada kita:" saya suka mengajar karena ketika kita mengajar kita menangani dan berhadapan dengan manusia yang merupakan makhluk hidup ,berbeda ketika kita berada di pabrik kita hanya menangani benda mati, dan berhadapan dengan banyak manusia dengan berbagai macam karakter, tingkah, ekspresi itu adalah pengalaman yg tak ternilai harganya dan akan menjadi kenangan sepanjang hidup bahkan pelajaran untuk kehidupan kita".

mungkin kurang lebih beliau berkata seperti itu saya sedikit lupa redaksinya, setelah saat itu saya merasa sangat yakin seorang guru, dosen , atau pengajar apapun akan membuat hidup qt penuh makna, ya bisa jd.
Ya walaupun tak semua jalan para pendidik itu lurus, mungkin ketika melihat para muridnya yang acuh-tak acuh atau di tinggal tidur ..padahal sang guru sudah berbusa didepan kelas,  atau ketika sudah menjadi guru tidak tetap bertahun-tahun tapi tidak kunjung diangkat menjadi PNS.
Ada jg beberapa moment-moment yang membuat para guru bahagia, yaitu ketika para siswa antusias mendengarkan cerita guru dg mata berbinar-binar, atau mungkin sampai menangis tersedu-sedu, dan mungkin jg tertwaa ceria  dan semangat ketika sang guru memberikan game, bahagia ketika semua anak didiknya lulus 100%, bahagia ketika para murid masuk universitas2 favorit, dan menjadi org2 sukses, dan semua guru akan bahagia ketika muridnya lebih cerdas, lebih pintar, lebih kaya, tentunya jg lebih sholeh-sholihah dan lebih bermanfaat.
Dan suatu saat ketika selesai mengajar para guru akan merindukan; senyum para muridnya, gelak tawa mereka, ciuman tangan mereka, tingkah  dari para murid nakal, polosnya anak2 yang pendiam, ramenya anak2 yg cerewet...dll. dsb....:)
Saya jga teringat nasehat dari ibu keduaku:
"jadilah kalian orang-orang besar, siapa orang besar itu? apakakah yg mempunyai perusahaan besar, atau mereka ketua2partai besar? tp bukan itu orang2 besar, orang 2 besar adl orang-orang yang dg ikhlas mengajarkan ilmu2 yang diperolehnya dipelosok-pelosok, di kaki-kaki gunung, di surau-surau kecil, di bukit-bukit atau dikolong jembatan sekalipun"
#4 sept 2013___hidup guru!!!!

Selasa, 27 Agustus 2013

wahai lelaki yang lembut hatinya


Saya tak mengira 
ini seperti sebuah mimpi 
dan mungkin sebuah janji
Tapi perasaan terdalamku ini akan terjadi
Aku bahkan akan menyambutmu dengan senyuman  terbaikku selama hidupku
Untukmu wahai lelaki yang lembut hatinya

Rabu, 15 Mei 2013

yang akan datang kepadaku

selalu....aq sll terbayang waktu itu datang...
waktu dimana ada seorang laki-laki yang akan datang kepadaku
di sela-sela waktuku aq sll terbayang ...bahwa ada orang di jauh sana sedang memperhatikanku dan tertarik padaku...
ya aq harap tertariknya bukan karena penampilanku
tapi karena dia tertarik pada akhlaqku, nyaman bersamaku dan sebaliknya begitu
kemudian qt saling berkomunikasi dan berkomitmen
Dan laki-laki itu segera datang kerumahku meminta izin pada ayahku
aq selalu saja membayangkan itu ketika ayahku bersama calon suamiku saling bertukar pikiran..dan mereka ngobrol di waktu yang lama
karena aq sll tertarik ketika ayahku berbicara
dan aq sll ingin berlama-lama berbicara dengan ayahku
 membicarakan banyak hal
aq harap suamiku kelak seperti itu
aq bahkan ingin sosok suamiku seperti ayahku
wahai laki-laki yang akan datang padaku
aq menantimu